Kamis, 21 Maret 2013


Dalam entrepreneurship, seperti juga dalam bidang kehidupan lain, memiliki panutan yang menjadi teladan dan inspirasi dalam menjalani profesi wirausaha. Tidak hanya gagasan dan pemikiran mereka yang berguna bagi Anda, entrepreneur-entrepreneur besar yang menjadi panutan ini juga memberikan pelajaran berharga untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.

Inilah 5 kutipan dari para entrepreneur kaliber dunia yang akan memperkaya pandangan Anda mengenai entrepreneurship.

Selasa, 08 Januari 2013

5 PERSIAPAN FINANSIAL UNTUK MASA DEPAN

                        5 PERSIAPAN FINANSIAL UNTUK MASA DEPAN

  Setidaknya ada lima langkah yang bisa dilakukan dalam membuat suatu perencanaan keuangan adalah sebagai berikut:

Lakukan financial check-up terlebih dahulu untuk mengetahui posisi keuangan Anda sekaligus mengukur tingkat kesehatan keuangan Anda. Caranya, buatlah suatu neraca pribadi/keluarga yang berisi daftar aset, utang, dan harta bersih Anda. Kemudian buat suatu laporan arus kas yang menggambarkan pemasukan dan pengeluaran bulanan Anda. Hasil financial check-up ini sangat menentukan sebagai titik awal penentuan tujuan keuangan dan langkah–langkah pencapaiannya.

Tentukan tujuan keuangan Anda baik untuk jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang. Suatu tujuan keuangan yang baik mempunyai sifat spesifik, dapat diukur nilai uangnya dan jangka waktu pencapaiannya (misalnya : Ingin membeli mobil seharga Rp. 200 juta dalam tiga tahun mendatang), sekaligus realistis bagi kondisi keuangan Anda sekarang.

ROAD MAP

 Memiliki ROAD MAP sungguh sangat PENTING


7 Tips Bagaimana Merencanakan Tujuan Hidup

Mengutip sebuah quote, "Jika Anda tidak tahu kemana Anda akan pergi, maka Anda akan berakhir di tempat lain." Ini menggambarkan orang-orang yang mengalami kegagalan karena tidak punya tujuan hidup yang jelas. Meskipun Anda mungkin punya gambaran sedikit-sedikit kemana Anda hendak pergi atau apa yang ingin Anda lakukan, tapi tanpa tujuan jelas, Anda bisa dengan mudah kehilangan arah. Sebelum memulai proses menetapkan tujuan, ambil sedikit waktu untuk memikirkan apa yang ingin Anda capai dalam hidup ini. Buat daftar ide untuk membantu Anda menetapkan tujuan masa depan.

1. Buat Daftar Goal Anda

Ingat ini hanya ide awal, yang nantinya dapat diubah sesuai kebutuhan. Ini adalah waktunya untuk bermimpi tentang apa yang Anda inginkan dalam hidup. Bermimpilah setinggi-tingginya!

2. Tuliskan Beberapa Tujuan Jangka Panjang

Anda mungkin ingin menyertakan personal, bisnis, hubungan dan tujuan kesehatan. Ini adalah "garis besar" tentang bagaimana Anda ingin melihat keseluruhan hidup Anda. Perlu diingat bahwa terlalu banyak tujuan juga malah membuat kita jadi bingung. Jadi tetapkan saja tiga sampai lima gol awal agar lebih mudah dikelola.

3. Beri Batas Waktu Kapan Gol Jangka Panjang Tersebut Tercapai

Mungkin Anda ingin mendapatkan gaji dengan nominal sekian atau pindah rumah ke daerah tertentu. Tetapkan tanggal yang realistis untuk mencapai tujuan. Anda mungkin perlu belajar keterampilan baru atau ganti pekerjaan untuk mencapai tujuan Anda. Tetapkan tanggal yang wajar agar mudah tercapai.

Selasa, 01 Januari 2013

SEMANGAT si BOCAH CACAT

Ujian yang mahaberat, jika disikapi dengan pikiran terbuka dan jiwa yang lapang, bisa mengobarkan semangat perjuangan yang tak gampang padam. Dan, semangat itulah yang dikobarkan seorang bocah bernama Qian Hongyan.

Kita memang kadang perlu belajar dari seorang bocah. Jika kita ingat kembali, semangat sebagai anak-anak sangat kuat untuk menerjang semua halangan dan tantangan. Satu contoh nyata ada

lah saat kita belajar berjalan. Meski jatuh berkali-kali, sebagai seorang bocah kita tentunya terus berusaha hingga benar-benar bisa berjalan seperti saat ini.
Dan, semangat ala bocah inilah yang-barangkali-mampu menjadi "bara api" yang terus menyala di tengah gelap dan kerasnya ujian bagi sesosok anak berusia belasan dari negeri China, Qian Hongyan. Ujian yang menimpa Qian memang sangat berat. Betapa tidak, di usianya yang masih sangat dini-tiga tahun (tepatnya pada bulan Oktober 2000)-ia mengalami kecelakaan fatal yang mengakibatkan separuh tubuhnya hingga batas pinggang harus diamputasi.
Kondisi itu diperparah lagi dengan keadaan ekonomi orangtua Qian yang tidak berkecukupan. Karena itu, keluarga gadis cilik yang tinggal di Zhuangxia, China itu tak mampu memberikan kaki palsu untuk Qian. Sebagai gantinya, keluarga tersebut menyangga tubuh Qian dengan potongan bola basket. Sebuah solusi yang jauh dari kata nyaman, seperti kaki-kaki palsu lainnya.

Biografi Top Ittipat Milyader muda Thailand



Apakah anda pernah dengar snack rumput laut bermerk "Tao Kae Noi"?, mungkin jarang yang mengetahui siapa pemilik snak rumput laut tersebut, yap, postingan saya kali ini ingin membahas tentang  dia, dia adalah Milyader muda di Thailand bernama Top Ittipat.
Siapa sangka ya, cemilan rumput laut bisa menjadikan pemuda yang gemar bermain game online ini menjadi milyader muda, ya, saat diumur 16 tahun dia sangat gemar bermain game online, ia menjual senjata senjata yang ia miliki di game itu kepada pemain game online lainnya dengan harga yang mahal, karena penjualan senjata senjatanya di game itu, ia mendapatkan uang 1 juta baht dan mampu membeli sebuah mobil seharga 600 baht (sekitar 200 juta-an).

Selasa, 13 November 2012

Mau sukses? Ambil resiko! (4/6)





Tak terasa saya telah selesai membaca bab pertama dan mulai membuka lembaran berikutnya, bab 2 dengan judul "Berani Mengambil Resiko". Ada sebuah gambar satu halaman penuh, pemandangan tebing di tepi laut dengan kutipan dari T. S. Eliot, "Hanya orang-orang yang mau mengambil resiko sajalah yang akan mengetahui bagaimana cara mengembangkan dirinya." Saya cari lewat google bahasa Inggrisnya, "Only those who will risk going too far can possibly find out how far one can go." Membaca kutipan dalam bahasa Inggrisnya membuat saya lebih memahami. Ada kata kunci penting yang hilang dalam terjemahannya, yaitu "going too far". Semua orang pasti menjalani resiko dalam hidupnya. Tapi sejauh mana kita berani menempuh resiko, itu akan menentukan sejauh mana kita akan pergi. Contoh gampangnya, orang yang takut pergi terlebih takut naik pesawat, juga akan tidak jauh-jauh perginya.



Ada sebuah perasaan dalam diri yang membuat kita selalu berusaha berhati-hati agar tidak kehilangan milik kita yang berharga. Tapi sikap hati-hati ini bisa meningkat menjadi kecemasan dan ketakutan. Hidup pada dasarnya tidak lebih dari tahapan-tahapan tak terbatas yang muncul melalui berbagai kesempatan yang memiliki tingkat resiko yang berbeda-beda. Di manapun kita berada, resiko yang mengancam diri kita selalu ada. Entah di rumah sekalipun tetap ada resiko keruntuhan bangunan jika terjadi gempa bumi, bepergian entah naik bus, kereta ataupun pesawat, juga ada resiko kecelakaan. Bahkan jalan kakipun di trotoar bisa celaka jika ada pengemudi mobil yang mengemudi dalam keadaan mabuk. Tapi kalau kita tidak berani menjalani resiko itu, kita tidak akan pernah pergi dan dengan demikian, kita juga tidak akan pernah sampai ke tujuan. Lebih buruk lagi, karena terlalu khawatir kehilangan miliknya yang berharga, yakni kehidupannya, ada yang tak berani bermimpi besar dan merasa puas dengan apa yang ada.

Senin, 12 November 2012

SHARING DARI MAS ERIC YOSUA YG SANGAT MENGINSPIRASI

Halo Teman-teman, apa kabar?
sesuai janji saya menceritakan tentang event yang Mahasiswa IHTB UC kerjakan bagi Kota Surabaya.

Di IHTB UC, kita tiap tahun membuat event untuk anak-anak semester 1. Tahun 2011 kita membuat event Chinese Culture Festival dengan 2 dosen (Saya dan rekan). Tahun ini, waktu saya libur lebaran, saya dan keluarga tidak kemana-mana, sehingga di tengah waktu luang itu, saya mendapat ide untuk membuat pameran tentang pariwisata se-Surabaya.

Untuk memulai event ini, kita hanya punya modal start 700 ribuan (hasil uang sisa untuk games waktu camping jurusan)

Nah disinilah proses entrepreneurship dimulai:
Saya mencari dukungan kepada internal jurusan dan setelah saya menyampaikan ide, saya mendapatkan dukungan, maka acc pertama sudah terlewati,

Melalui kepala jurusan Saya, beliau membantu mencari dukungan dari Dinas Pariwisata Kota Surabaya dan kita mendapatkan dukungan berupa keikutsertaan obyek-obyek pariwisata se-Surabaya (yang berminat) dengan FREE stand.

Selanjutnya Saya mencoba melobi pemilik tempat pameran, yaitu Tunjungan Plaza (Pakuwon Group), ada kecemasan tersendiri ketika saya melobby mereka, yaitu kita sama-sama dari grup property, yaitu Ciputra dan Pakuwon. Tapi setelah meyakinkan mereka akan gagasan kita, mereka mau memberikan keringanan biaya venue dari harga 150 juta menjadi 33 juta.